Pada saat akan membuat lengkung horizontal harus ada beberapa data
yang diketahuai atau data yang telah direncanakan. Data yang diketahui dalam
metode ini yaitu (data dapat diubah sesuai dengan kebutuhan ) :
1. Jari-jari (RC)= 45
2. Sudut total (∆C)=75°
3. Jumlah Titik (n) = 6
Adapun langkah-langkah dalam pelaksanaan praktikum pengukuran lengkung horizontal dengan metode selisih busur antara lain:
- Menghitung sudut φ
- Menghitung panjang X dan Y
Lanjutkan perhitugan sampai ke titik X6 dan Y6, berikut adalah langkah-langkah saat di lapangan :
- Pemasangan garis TC.P1, garis TC.P1 tegak lurus dengan R (jari-jari lingkaran). Cara agar TC.P1 tegak lurus dengan Jari-jari yaitu dengan membuat siku dilapangan sesuai teori pytagoras.
- Pemasangan patok 1’ yang jaraknya 9,739 m dari titik TC, dan garis TC.1’ segaris dengan TC.P1 dan tarik Y sepanjang 1,067 m dari ujung Panjang X sehingga membentuk siku dari sisi x dan y
- Jika patok 1 sudah didapat maka lanjut untuk mempatok titik 2 dengan cara, Tarik meteran dari titik TC lurus memanjang melewati patok 1 sepanjang 19,018 m dan tarik membentuk siku-siku sepanjang 4,216 m
- Lakukan langkah tersebut hingga mendapatkan n=6
- Jika sudah selesai atau sampai patok 6 cek tiap patoknya dengan cara segitiga pitagoras perbandingan 3:4:5
- Lakukan pengecekan pada setiap sisi tali busur
- Pada pengecekan, didapatkan koreksi sebesar 50 cm, sehingga hasil yang telah didapatkan dikoreksi sesuai dengan besarnya.
Hasil Pengukuran
Sebelum melakukan pengukuran stake out di lapangan, kami melakukan perhitungan awal terlebih dahulu menggunakan metode selisih busur dari data yang diketahui. Berikut adalah data dan cara perhitungan menggunakan metode selisih busur:
Data yang diketahui
- Mencari titik koordinat
Dokumentasi
(Praktikum Survey Rekayasa II Teknik Geodesi Undip Angkatan 2017)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar